oleh

Kantor Imigrasi Maumere perbanyak edukasi pemanfaatan M-Paspor

-Hukum-0 views


Labuan Bajo (Kupang Online) – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) memperbanyak edukasi pemanfaatan layanan aplikasi Mobile Paspor (M-Paspor) di berbagai kabupaten.

“Kegiatan penyebaran informasi kepada publik tentunya berkaitan dengan pengembangan dan pembaharuan sistem pada aplikasi M-Paspor saat permohonan secara online dokumen perjalanan Republik Indonesia bagi warga negara Indonesia,” kata Kepala Sub Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Maumere Arter Roring dari Maumere, Kabupaten Sikka, Rabu, (2/8/2023).

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pendekatan kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Maumere telah menyosialisasikan M-Paspor di Kabupaten Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Arter mengatakan informasi tersebut harus disampaikan karena banyaknya keunggulan dari M-Paspor yang dapat memudahkan para pemohon.

M-Paspor adalah sebuah inovasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pendaftaran permohonan paspor baru dan pergantian paspor habis masa berlaku secara daring.

Beberapa keunggulan M-Paspor yaitu pendaftaran dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, lalu pengunggahan berkas secara mandiri, serta bisa memilih jenis paspor dan Kantor Imigrasi yang diinginkan.

Selanjutnya pembayaran dapat dilakukan di awal dalam waktu dua jam setelah pendaftaran, bisa mengganti jadwal waktu kedatangan H-1, bisa mengetahui proses penyelesaian melalui pemberitahuan notifikasi, serta lebih efektif dan efisien dari sisi waktu.

Sejak adanya inovasi pengajuan paspor, Kantor Imigrasi Maumere telah menyebarluaskan informasi tersebut baik ke instansi pemerintah, swasta, keuskupan, dan masyarakat.

Baca juga: Imigrasi Labuan Bajo membuka layanan penerbitan paspor di MPP Ngada

Arter berharap inovasi tersebut dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen imigrasi nanti.

Baca juga: Imigrasi Labuan Bajo perkuat pengawasan orang asing di Ngada

“Kami ingin terus memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat terkait tugas dan fungsi imigrasi,” kata Arter.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *